Wednesday, November 30, 2011

Mengamankan mobile phone

Dalam beberapa tahun terakhir, virus dan malware sudah menghampiri mobile phone.Ya, tentu saja karena mobile phone sudah nyaris seperti portable computer. Mereka punya operating system sendiri. Ada iOs, ada Android, Bada,Windows mobile dan sebagainya. Konon, malware untuk Android adalah yang terheboh, menyaingi malware untuk Windows Operating System kalau kita bicara soal komputer. Tentu yang dianggap mengerikan adalah bahwa anti virus untuk berbagai model PC dikembangkan dengan baik dan mencoba menangani virus baru secepat mungkin. Tetapi,belum tersedia anti malware yang memadai untuk Android produk, seperti halnya untuk Windows PC. Dan kini smart phone, kita mengakses apa saja dari mana saja, termasuk perbankan dan berbagai service lainnya yang kadang menanyakan informasi personal kita. Dan yang lebih parah, benda ini kecil kita bawa kemana saja. Bagaimana mengontrolnya?

Ada hal hal kecil sederhana yang bisa kita lakukan jika kita memiliki smartphone. Saat ini penulis hanya punya pengalaman sebagai pengguna iPhone. Oleh sebab itu mungkin saran ini sangat berkaitan dengan pola yang penulis pakai:

  1. Jangan biarkan siapa saja menggunakan mobile phone kita, pasang passcode. Sehingga jika hilangpun orang tidak bisa langsung membongkar seluruh isi data iPhone kita.
  2. Biasakan pergunakan SIM card dengan pss-code-nya juga
  3. Biasakan menset-up dalam bentuk "auto-lock", jadi jika tergeletak agak lama, layar security akan menutup otomatis, dan hanya bisa dibuka kembali dengan pass code.
  4. Biasakan punya password untuk masuk appstore. App-Store saya terhubung dengan kartu kredit. Jadi, jika tak hati-hati dan main "tap", tiba tiba tagihan kita menggunung. Kadang anak-anak ingin meminta aplikasi gratisan. Lalu saya mengisi password di appstore. Ternyata appstore tidak selalu meminta password setiap akan menginstall aplikasi baru terutama jika ajrak isntalasi bedekatan. Oleh sebab itu, hati hati ketika memberi authorisasi.
  5. Remap home button, yang bisa disetting di bagian  Setting i Phone. Jangan pilih Phone favorite, tapi pilihlah "home". Maka ini akan me remap home button phone kita.
Tentu selebihnya hati hati ketika membawa mobile phone. Lalu jika tetap hilang? Ada beberapa hal yang bisa dilakukan:

  1. Sejak awal aktifkan Find My iPhone
  2. Ada banyak aplikasi iPhone yang bisa mendelete data dari jarak jauh
  3. Selalu pasang setting delete data jika 10 kali salah memasukkan pass-code. Maka sang pencuri tak akan dapat data apa apa dari iPhone kita.
Jika tak ada passscode sama sekali: pastikan seluruh email kita diganti passwordnya, karena iPhone jelas jelas menyimpan data email account kita....

Soal antivirus: hingga saat ini iPhone mengklaim tidak ada virus yang menyerang iPhone. Artinya, tak ada antivirus kalaupun virus ada. Nah tentu kita juga harus mencek, bagaimana dengan mobile phone yang menggunakan operating system lainnya....






No comments:

Post a Comment